15 February 20190 Komentar | Dilihat : 672 kali
Ditulis oleh admin

Kecamatan Tambakboyo telah mendapatkan giliran Sosialisasi Elektronik Pemungutan Pajak Bumi Bangunan Perdesaan dan Perkotaan (E-PBB-P2) dan Elektronik Bea Perolehan Hak Atas Tanah dan Bangunan (E-BPHTB) yang dilaksanakan pada hari Kamis tanggal 14 Pebruari 2019 oleh Tim dari Kabupaten Tuban bertempat di Pendopo Kecamatan Tambakboyo.

Kegiatan ini merupakan kali pertama penarikan/pemungutan PBB-P2 dan BPHTB melalui system elektronik sehingga diperlukan sosialisasi ketingkat Kecamatan yang pesertanya dari Desa – Desa yang dihadiri Pimpinan Bank Jatim di Bancar, Kepala Desa, dan Operator Amin Desa Kecamatan Tambakboyo dan Bancar yang merupakan ujung tombak keberhasilan PBB-P2 dimana Pemerintah Desa adalah berdekatan langsung dengan Wajab pajak dalam berbagai hal terkait permasalahan tanah maupun bangunan yang berada  di wilayah desa dalam hal ini juga berhubungan dengan mutasi tanah dan bangunan dan sebagainya.

Sosialisasi secara resmi dibuka oleh Camat Tambakboyo Breddy Arianto M.AP dan didampingi Camat Bancar Ir. Suwasis dalam sambutan dan pengarahannya kegiatan pemungutan Pajak Bumi dan Bangunan Perdesaan dan Perkotaan (PBB- P2) memang sementara dari tahun ke tahun jatuh tempo pada bulan September namun ada tahapan yang perlu diperhatikan pada tahapan bulan Mei diharapkan masuk 20 (dua puluh) persen, bulan Juni 50 (lima puluh)persen, bulan Juli 70 (tujuh puluh) persen, dan pada bulan Agustus 100 (seratus) persen masuk, juga ditegaskan dana yang masuk ke Desa jauh lebih besar kalau dibanding jumlah baku PBB-P2 pada setiap Desa sehingga untuk percepatan pemungutan pada wajib pajak nantinya lebih baik dan cepat.

Bapak Ir. Sunarto selaku Asisten Perekonomian Kabupaten Tuban menyampaikan bahwa dengan system baru ini akan lebih cepat, akurat, efektif, dan efisien dalam pelaksanaan dilapangan sebab sudah dapat diakses melalui elektronik dan dengan sewaktu-waktu dapat diketahui mana yang sudah bayar dan belum lewat aplikasi yang disosialisasikan pada hari itu, juga akan memberikan reword / penghargaan kepada desa yang tercepat melunasi PBBnya dengan perhitungan yang adil oleh Tim Optimalisasi PBB Kabupaten Tuban.

Bapak Afandi, S.H juga menjelaskan bahwa system ini kali pertama yang akan dilaksanakan oleh Pemerintah Kabupaten Tuban, maka diharapkan seluruh peserta untuk mengikuti dengan baik juga disertai kegiatan ini dianggap menjadi sarana silaturrahim dan ibadah sehingga akan berhasil dengan baik, apalagi nantinya kita tinggal memasukan NOP pada SPPT pada aplikasi langsung dapat diketahui wajib pajak sudah atau belum bayar demikian juga wajib pajak bisa mengaksesnya lewat elektronik atau internet dengan harapan kedepan wajib  pajak juga bias bayar dimana saja.

Dengan bekerja sama pihak ke tiga MULTI PRIMA UTAMA (MPU) yang dipandu oleh Irfan selaku penyedia aplikasi E- PBB-P2 dan E- BPHTB dengan setiap Desa diberikan User dan Pasword yang ke masing-masing dan berjalan lancar saat dipraktikan, demikian juga nantinya masyarakat juga bias buka dengan aplikasi E- PBB. Tuban.go.id sehingga seluruh peserta merasa tidak ada kesulitan pada pelaksanaanya nanti.

Dari peserta Bapak Turmudzi, S.Pd.I dan Ali Imron dari Tambakboyo memberikan masukan beberapa aplikasi ini perlu penyempurnaan lagi kedepan agar lebih baik mudah, juga perlu pengaturan reword kepada Desa yang cepat lunas dengan hitungan hari agar ada rasa keadilan  yang bias diterima semua pihak, demikian juga dari Kecamatan Bancar perlunya penataan tanah desa oleh Pemerintah Kabupaten Tuban yang bisa dijadikan pedoman oleh masing-masing Desa karena masalah tanah semakin hari semakin komplek dan rumit yang terjadi sekarang ini.(Drmj/Sn)

Kategori
-
Tag
comments powered by Disqus