Sejarah Singkat

Foto: Sejarah Singkat

PROFIL KECAMATAN TAMBAKBOYO

Kecamatan Tambakboyo merupakan bagian wilayah Kabupaten Tuban yang berjarak 30 km dari Ibukota Kabupaten Tuban yang terletak di tengah dengan luas wilayah 72,97 km 2. Dengan batas-batas sebagai berikut :

                   - Utara        :  Laut Jawa

                   - Timur        :  Kecamatan  Jenu 

                   - Selatan     :  Kecamatan  Kerek dan Kecamatan Bangilan

                   - Barat         :  Kecamatan  Bancar

Luas tanah di wilayah Kecamatan Tambakboyo tersebut sebagian besar digunakan sebagai Tanah Ladang atau Tegalan dengan luas 3.576 Ha, tanah pangonan 901 Ha, tanah pekarangan seluas 822 Ha dan wilayah hutan seluas 855 Ha. Sedangkan tanah sawah seluas 2.018 Ha yang kebanyakan merupakan sawah tadah hujan dengan luas 1.864 Ha dan sawah irigasi sederhana 68 Ha, sehingga dapat disimpulkan bahwa wilayah Kecamatan Tambakboyo dikategorikan sebagai kawasan agak kering.

Kecamatan Tambakboyo terdiri dari 18 desa, 39 dusun, 64 RW dan 219  RT dengan jumlah penduduk sampai dengan 31 Desember  tahun 2021 sebanyak  43.009  jiwa yang terdiri dari laki-laki sejumlah 21.501 jiwa dan wanita sejumlah 21.508 jiwa. Dengan Kepala keluarga sebanyak  13.090  Kepala Keluarga.

Kecamatan ini berdiri tahun 2001 (Perda nomor 3/2000) yang merupakan penggabungan sebagian dari 4 kecamatan (Bancar, Jatirogo Utara, Jatirogo Timur, dan Bangilan). Sebelum pemekaran tahun 2001, semua desa dan kelurahan (sebanyak 14 desa dan 1 kelurahan) tersebut merupakan bagian dari Kec. Bancar, kecuali Kel. Guntursari (berubah status menjadi kelurahan pada tahun 1996, dahulunya adalah desa yang bernama desa Guntur), Ds. Mangunharjo (penggabungan sebagian dari 5 desa yakni Ds. Jatiklabang, Ds. Winangun, Ds. Buyung (yang telah berganti nama menjadi Ds. Buyungsari, Ds. Guntur (yang telah berganti nama menjadi Ds. Gunturmulyo), dan Ds. Bedegolan (yang telah berganti nama menjadi Ds. Guntursari) pada 7 Januari 1994), Ds. Pendawangan (perubahan nama dari Ds. Kalibening pada 8 April 1992), dan Ds. Gantungharjo (pecahan dari Ds. Kalibening pada 19 Desember 1986) yang dulu termasuk Kec. Jatirogo UtaraKotif Jatirogo, serta Kel. Pesayangan Utara (pecahan dari Kel. Pesayangan pada 13 Oktober 1998, dipecah menjadi Kel. Pesayangan Utara dan Kel. Pesayangan Selatan) dan Ds. Karangmulyo (sebelum tahun 1999 dibaca Ds. Karangmulya, merupakan pecahan dari Ds. Tanjung tahun 1992) yang dulu termasuk Kec. Jatirogo TimurKotif Jatirogo, serta Kel. Kebon Kelapa Barat (perubahan nama dari Kel. Kebon Kelapa tahun 1998, dulu merupakan desa, sejak tahun 1996 diubah status menjadi kelurahan) dan Kel. Kebon Kelapa Timur (pecahan Kel. Kebon Kelapa tahun 1998) yang dulu termasuk Kec. Bangilan.

Tambakboyo diambil dari nama desa yang ada di kecamatan ini. Sebelum pemekaran tahun 2002, Tambakboyo adalah sebuah desa di Kec. Bancar. Kemudian pada bulan Oktober 1997 desa Tambakboyo dipecah menjadi 2 desa yakni desa Tambakboyo Barat dan desa Tambakboyo Timur. Tambakboyo diambil dari nama sebuah sungai yang melintas kecamatan ini, yakni Kali Tambakboyo, dengan panjang 10 km, yang bermuara ke Laut Jawa.

Tinggalkan Komentar anda